Postingan

Menampilkan postingan dengan label SAIL TOMINI 2015

17 Agustus 2015

MERDEKA!! Bagi saya tanggal ini tidak hanya menjadi tanggal perayaan HUT RI ke 70 saja. Ada yang berbeda pada tahun ini. Kalau biasanya tiap tahun saya hanya menyibukan diri di Balaikota Semarang mengisi materi ke peserta pelatihan paskibraka kota saja, tahun ini terasa lebih spesial. Tiga peristiwa besar terjadi hari ini. Welcoming new family Hari ini mbak Ima resmi jadi seorang Ibu dan mas Obi jadi seorang bapak, dan saya ikut senang karena akan dipanggil om sementara Mita akan jadi tante. Ini merupakan cucu pertamanya pak Toni, semoga mamah Titut turut berbahagia di surga sana. Memang rasa senang bercampur sedih karena mamah Titut tidak sempat menyaksikan kelahiran cucu pertamanya. Namun sebagai keluarga rasa kehilangan mamah tidak menjadi kesedihan yang berkepanjangan, dengan hadirnya cucu perempuan cantik pertamanya mamah.Setelah kami memperingati 100 hari berpulangnya mamah pada 11 Agustus 2015 kemarin, kini hadir bidadari kecil cucu pertamanya mamah. ...

Romantisnya Tuhan

Gambar
Tuhan itu Romantis Romantis habis malah, menjalankan ibadah di tengah laut diatas kapal yang sedang melaju melawan ombak tentu bukan perkara mudah. Menahan diri supaya tetap dapat berdiri tegak saat kapal oleng terkena hempasan ombak. Arah kiblat yang selalu berubah-ubah tiap kali kita sholat berjamaah, kadang menghadap lambung kanan kapal, sholat berikutnya bisa jadi menghadap lambung kiri tau malah lurus menghadap buritan kapal, itu semua tergantung posisi kapal dengan arah kiblat saat kapal sedang berlayar. Tidak sulit menentukan arah kiblat saat kita hendak sholat berjamaah, dari tempat kita akan sholat yaitu di helideck, kita tinggal telepon saja petugas yang ada di anjungan kapal. Informasi arah kiblat akan diberitahukan melalui pengeras suara, karena di anjungan terdapat radar-radar canggih milik TNI AL kita, jadi tidak perlu khawatir bakal tersesat saat berada di tengah laut sana. Ohya kenapa di umumkan lewat pengeras suara? Ya tentu biar semua bisa mendengar dan menge...

Wajah Nusantara 2

Gambar
Deratan propinsi selanjutnya masih datang dari pulau Sumatra, kali dari Sumatra Barat. Apa yang terlintas pertama mendengar Sumatra Barat? Padang? Kemudian pasti nasi padang kan hehe. Peserta dari Sumatra Barat ini menampilkan tari piring. Dalam gambar diatas, bukan bermaksud untuk promo salah satu merk penyedap makanan low. Memang dipiring itu ada stempel S*S* tapi itu cuma kebetulan. Jadi begini ceritanya, peserta dari Sumatra barat telah tampil diatas KRI Surabaya pada malam sebelum gambar ini diambil, nah mereka diminta tampil lagi untuk menghibur warga kabupaten Maros Sulawesi Selatan dalam acara pentas seni dan budaya yang digelar di PTB (Pantai Tak Berombak) Maros. Alhasil merekapun harus mempersiapkan piring lagi, padahal mereka hanya membawa satu set piring saja yang telah mereka hancurkan dikapal. Nah itu adalah piring hasil pinjam dari kedai-kedai yang ada disekitar lokasi acara, kalau tau piring yang akan dipinjam itu akan dibanting diatas panggung mungkin ibu-i...