Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Catatan akhir tahun 2014

Catatan akhir tahun 2014 What happen during this year? How many new friends you meet? How long is your travel? And many other questions are floating around. Hahaha Bikin catatan akhir tahun seperti jamak dilakukan dulu, untuk mengukur, dan meraih target-target yang disasar tahun depan. Gara-gara ada urusan untuk membuat buku kisah perjalanan Sail, tangan ini mulai tak henti-hentinya mengetuk tut keyboard computer. Sepanjang tahun ini banyak catatan yang tertulis, dari kisah perjalanan Sail Raja Ampat, kunjungan ke Istana Tapak Siring untuk yang ketiga kalinya, bertemu banyak teman-teman baru, pengalaman seru sepanjang tahun yang kesemuanya itu patut disyukuri. Thanks God for every blessing. Sail Raja Ampat Waktu itu bertepatan dengan moment hari raya Idul Fitri, hanya berselang beberapa hari kegiatan sudah dilaksanakan. Tentu panitia dan pendamping harus sudah berkumpul di Ibukota untuk program tersebut. Teman-teman dari seluruh penjuru nusantara harus datang ke Jakart...

17-08-2014

17-08-2014 Untuk pertama kalinya saya mengikuti upacara 17 Agustus tidak dihalaman balaikota Semarang. Sejak menjadi petugas bendera disana tahun 2004 saya tidak pernah absen upacara di halaman balaikota Semarang. Akhirnya kebiasan itu terhenti di tahun 2014. Tanggal 17 Agustus 2014 saya sedang tidak ada di Semarang, kebetulan program Sail Raja Ampat melintasi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tengah laut Banda. Maka ikutlah saya sebagai peserta upacara diatas Kapal KRI Surabaya 591, ya kami seluruh peserta Sail Raja Ampat dari unsur Kemenpora dan Pramuka mengikuti upacara diatas geladak Ende KRI SBY 591 dipimpin langsung oleh Komandan KRI. Bayangkan kebiasaan yang sudah sepuluh tahun rutin saya laksanakan tiap tahun akan berakhir. Ada kejanggalan dan ada tantangan baru, keduanya bersamaan memenuhi sanubari. Sebagai seorang Purna Paskibaraka, hari itu adalah suatu hari yang sangat special bagi saya. Sedikit mengenang masa-masa pelatihan sebagai capas,(Calon Pa...

Komodo-komodo

Komodo-komodo Setelah merasakan enaknya menjadi peserta pelayaran yang tinggal ikut jadwal kegiatan meski jadwal berganti-ganti seiring ombak laut yang selalu mengikuti arah angin membawanya. Kini tiba giliran berganti posisi menjadi pendamping di Sail Komodo 2013. Ingat menjadi pendamping tidak mudah, ada tahapan proses seleksi yang harus dilalui. Saya pun gagal menjadi pendamping Sail Morotai 2012. Karena kegagalan itu sempat saya mengurungkan niat ikut mendaftar di 2013. Terimakasih untuk Rafika Saqina Putri saudara satu angkatan Sail 2011 dari Jawa Timur yang terus menelpon dan meyakinkan saya untuk sekedar coba saja daftar. Singkat cerita terpilihlah akhirnya menjadi pendamping Sail Komodo.   Sejarah mungkin berulang, itulah yang saya rasakan pada awal perjalanan menapaki Sail Komodo 2013. Sama seperti ketika berangkat sebagai peserta dulu, kali ini pun saya datang terlalu awal, bahkan pertama datang ke KOLINLAMIL bukan hitungan jam lebih awal, tapi dua hari lebih aw...

Batam 180

Batam 180 Kenapa Batam 180? Seolah ingin menunjukan perbedaan, perbedaan yang 180 derajat antara Batam dan Natuna. Wajar mengingat kedekatannya dengan Singapura bahkan disana ada pemerintah otorita Batam yang memiliki otoritas tersendiri mengatur Batam. Mobil-mobil berkapasitas mesin besar ex-Singapura tentunya berlalulalang disepanjang aspal. Bagai langit dan bumi, setelah diajak melihat warga Sabang Bawang Natuna dengan segala keterbatasannya kami ngemall di Batam. Ohh 180 derajat sudah. Nagoya, pusat shopping jadi tempat pesiar ala-ala turis kami lihat-lihat itu isi mall. Di mall inilah saya berkesempatan reuni kecil dengan karib saya di sekolah dasar dulu yang sejak kami berdua lulus SD tidak pernah berjumpa lagi. SMP tiga tahun, SMA tiga tahun, kuliah empat tahun tak pernah sekalipun kami bertatap muka. R Harry Prasojo namanya, bagaimana bisa sampai bertemu? Karena link system yang kita bangun sejak dulu berjalan cieee link system hehehe… istilah yang saya dapat selama sebu...