Second Chance
There is always a second chance , itu yang selalu ku dengungkan di benak akhir-akhir ini. Dari awal sudah bertekad bahwa impossible is onothing jadi bagaimana caranya harus menguatkan tekad, logikanya sederhana kok, kalo diri sendiri saja tidak percaya (yakin) dengan tujuan yang ingin diraih maka bagaimana orang lain akan percaya? Terdengar abstrak memang, ambigu serta non identitas. Tapi percayalah sudah banyak bukti bahwa kekuatan pikiran dan alam bawah sadar benar-benar bekerja. Kata-kata yang terus di ulang dan dengan sungguh-sungguh dimaknai secara mendalam akan menjadi suatu kekuatan yang beyond control. Bukankah perkataan itu separuh nya adalah doa? Karena saya percaya dengan kekuatan doa maka saya percaya pula dengan kata-kata positive yang terlontar dari mulut juga merupakan sebuah doa. Dari pengalaman pribadi sudah banyak peristiwa yang menurut saya membuktikan itu semua, tentu itu tidak datang dengan sendirinya. Ada usaha yang dilakukan dibalik kata-kata tadi. Ambil...