Cari KPN ya?
Hay, kamu lagi cari info tentang KPN ya? Browsing dengan kata kunci KPN atau Kapal Pemuda Nusantara? Kamu ada di website yang tepat low sekarang!!
Tanya kenapa? Karena saya sengaja menuliskan ini untuk kamu-kamu yang sedang atau akan melaksanakan seleksi Kapal Pemuda Nusantara. Yang lagi cari materi untuk seleksi atau sedang cari informasi syarat dan ketentuan biar bisa jadi peserta KPN, di blog ini semua ada.
Ohya siapa saya, kok kalian harus dan harus baca sampai selesai artikel ini. Jangan-jangan ini Hoax saja. Kepo in di medsos saya saja ya @windhukurnia atau @windhu_kurnia
**************************************
Maka dari itu saya sengaja sempatkan memposting ini agar kalian dapat pencerahan hehehe...
Next is syarat-syarat pendaftaran biar bisa jadi peserta sail Sabang 2017, Kamu yang berusia 18-24 tahun bisa banget ikut dengan detail sbb:
- Pemuda/Pemudi berusia 18-24 tahun, minimal SLTA/sederajat
- Belum menikah yang dibuktikan dengan surat pengantar dari kelurahan
- Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat sehat dari dokter
- Berkelakuan baik dengan bukti SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
- Peserta diutamakan pemuda/pemudi yang berprestasi di bidangnya di tingkat kabupaten, kota, atau provinsi
- Tinggi dan berat badan untuk putri minimal 155 cm dan 45 kg, dan putra minimal 160 cm dan 50 kg
- Bisa berenang, berenang di air tawar dan air asin ya.
- Menguasai seni dan budaya daerah masing-masing biasanya menari karena akan ditampilkan di sepanjang kegiatan.
- Memiliki akun media sosial dan wajib follow media sosial Kemenpora, akun saya juga.
- Meng-upload kegiatan dan mention media sosial Kemenpora, medsos saya juga boleh low...
- Belum pernah ikut kegiatan KPN Kemenpora ditahun-tahun sebelumnya baik sebagai peserta apalagi panitia
- Foto copy KTP yang masih berlaku
- Izin tertulis dari orangtua/instansi yang bersangkutan
- Bagi pelajar dan mahasiswa dibuktikan dengan surat izin cuti, karena kegiatan sail nya biasanya lama. Lama di laut Indonesia tentunya
- Membuat makalah mengenai ‘potensi kebaharian/kelautan di daerah masing-masing’ dengan syarat:
- Minimal 10 halaman
- Ukuran kertas A4
- Spasi 1,5
- Jenis font Times New Roman dengan ukuran font 12
- Pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
Tiap Daerah biasanya mempunyai syarat adminstrasi tersebut diatas. Nah kalau syarat diatas tidak keberatan akan saya lanjut dengan syarat tambahan supaya bisa lolos. Biasanya ada sisipan seperti ini:
Memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik dibuktikan melalui tes lari 2400 meter dengan durasi untuk putri 13, 18 – 15, 54 menit dan putra 10,46 – 12 menit.
Nih saya bagi kan tujuan KPN yang didapat dari berbagai sumber
1. Meningkatkan kesadaran para peserta KPN bahwa kekayaan yang terkandung didalam laut sangat besar dan saat ini belum dikelola dan dimanfaatkan dengan maksimal.
2. Meningkatkan motivasi kepada para peserta KPN untuk membuka peluang usaha dengan memanfaatkan kekayaan laut baik bidang produksi maupun jasa.
3. Menstimulasi tumbuhnya pemuda wirausaha pada sektor kelautan dan perikanan.
4. Membina generasi muda sebagai kader pemimpin bangsa yang mandiri yang mampu bertanggung jawab pada diri sendiri serta terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia.
5. Membentuk jejaring kerjasama diantara peserta KPN.
Pak Soekarno punya Jarkon Jas Merah, nah ini Cuma sedikit
sekali info yang saya punya dihard disk PC saya semoga bermanfaat.
SEKILAS
SEJARAH PROGRAM KAPAL PEMUDA NUSANTARA*
*Oleh Fadli Agusta, Alumni Kapal Pemuda Nusantara
Tahun 2006;
*Sebagai bahan paparan pada calon peserta KPN 2012
*Sejarah ini menitikberatkan program KPN sejak
dibawah naungan
Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Latar Belakang
•
Pengembangan Ideologi Mental dan Iptek tokoh pemuda
melalui Kapal Pemuda Nusantara (KPN) adalah program yang dirintis oleh
Departemen Pendidikan Nasional sejak tahun 1987.
•
Pada tahun 2004 KPN dilaksanakan oleh Diitjen Pendidikan
Luar Sekolah dan Pemuda Departemen Pendidikan Nasional yang diketuai oleh
Sudrajat Rasyid.
•
Dibentuknya kembali Kementerian Pemuda dan Olahraga oleh
Pemerintahan SBY sebagai lembaga yang khusus menangani Pemuda dan Olahraga
program Kapal Pemuda Nusantara resmi berada pada Kementerian tersebut dan
menjadi program rutin tahunan sampai sekarang.
•
Selain Kemenpora sebagai pelaksana utama, program ini
juga bekerja sama dengan MABES TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan
Dinas terkait.
SEKILAS
SEJARAH KPN DARI
MASA KE MASA ...
MASA KE MASA ...
1)
KPN 2005
•
Dipimpin Oleh Drs. Imam Gunawan Asdep Pengembangan Iptek dan Imtaq, KPN 2005
dilaksanakan di Jakarta - Pontianak, Pulau Bengkayang – Banjarmasin lalu ke
Balik Papan. 130 Pemuda (putra-putri) dari seluruh provinsi Indonesia dan perwakilan
dari Sekolah Perikanan, Kwarnas, Universitas Hangtuah Surabaya ikut dalam
kegiatan tersebut.
2)
KPN 2006
•
Pada tahun 2006 KPN dilaksanakan di tiga tempat yakni
Jakarta sebagai tempat pembekalan peserta, Tegal, Surabaya dan Kab. Barru
Makassar. 66 orang pemuda dari 33
Provinsi ikut serta dalam kegiatan ini.
Di SUPM Tegal peserta belajar tentang budidaya perikanan. Dari sana
peserta menuju Surabaya dan berlayar menggunakan KRI Teluk Sangkurilang menuju
Makassar. Di Kab. Barru peserta dikenalkan dengan budidaya rumput laut serta
industri rumput laut dalam skala besar. Pada tahun ini pula merupakan tonggak
sejarah program Kapal Pemuda Nusantara bergabung dengan Even Internasional
Festival Inernasional Pemuda Olahraga Bahari (FIPOB) yang dipusatkan di pantai Losari Makassar.
•
Audiensi perdana peserta dengan Menteri Pemuda dan
Olahraga Adhyaksa Dault di sebuah ruangan hotel kawasan Makassar. Pada Audiensi
tersebut Menpora mengapresiasi kegiatan KPN dan mewacanakan agar alumni program
Kapal Pemuda Nusantara membentuk
sebuah wadah bagi para Alumni KPN.
3)
KPN 2007
•
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pembekalan program KPN
tidak dilaksanakan di Jakarta yakni dipusatkan di Kota Padang Sumatera Barat
sebagai acara pembukaan kegiatan ini, kegiatan KPN 2007 berbarengan dengan
FIPOB yang dipusatkan di Danau Maninjau dan Pantai Padang.
•
Setelah dari Padang peserta menggunakan Bus menuju
Bengkulu, Homestay dipusatkan di kawasan sekitar Pantai Panjang.
•
Dari Bengkulu peserta bertolak ke Jakarta menggunakan KRI
Teluk Sibolga dan kegiatan di Jakarta audiensi dengan Menpora mendeklarasikan
pembentukan Presidium Korps Alumni Kapal Pemuda Nusantara sebagai wadah
organisasi para Alumni KPN.
4)
KPN 2008
•
Tahun 2008 kegiatan Kapal Pemuda Nusantara dilaksanakan
di Jakarta, Makassar dan Bitung, Sulawesi Utara.
•
Dikarenakan hal teknis MABES TNI AL tak bisa
memfasilitasi pelayaran menggunakan KRI, maka pelayaran dari Jakarta menuju
Makassar menggunakan Kapal Komersil KM. Labobar milik Pelni lalu dari Makassar
menuju Manado menggunakan Pesawat.
•
Serangkaian acara yang telah ditetapkan oleh panitia
berakhir di Akademi Perikanan Bitung, Sulut. Sedikit gambaran peserta
mendapatkan materi seperti Fishing and Navigation Simulator, Basic Safety
Training (BST), Pembuatan Alat Penangkap Ikan, Diskusi Panel, Pemutaran Film
Dokumenter Perikanan serta diakhiri dengan Pertunjukan api unggun.
5)
KPN 2009
•
Tahun 2009 Kapal Pemuda Nusantara dilaksanakan di
Jakarta, Jepara, Karimun Jawa, Surabaya dan Lombok.
•
Tanggal 13 juni 2009, para peserta KPN dari jepara
melanjutkan perjalanan ke Pulau Karimun Jawa dan homestay di rumah-rumah
nelayan.
•
Diatas dek KM Awu milik Pelni, peserta dan para
pendamping dari Alumni KPN mewacanakan agar KKPN membentuk lembaga resmi yang
mempunyai payung hukum, tercatat dinotaris.
•
para peserta KPN 2009 bersama para pengurus forum alumni
melakukan konsolidasi kepengurusan organisasi alumni yang bernama Korps Alumni
Kapal Pemuda Nusantara. Misi organisasi alumni ini adalah menguatkan peran
alumni dalam mewujudkan jatidiri sebagai Pemuda Bahari dalam Bingkai NKRI baik
pada tingkat Nasional maupun daerah. Terpillih sebagai Ketua Alumni (care taker) adalah Slamet Budi Cahyono (Alumni KPN 2008).
6)
KPN 2010
•
Pada tahun 2010 Periode Menpora Andi Malarangeng KPN diminta bergabung dengan para peserta Sail Banda untuk mengikuti
rangkaian kegiatan even internasional yang dipusatkan
di Ambon.
•
Menggunakan KRI Makassar dari jakarta peserta menuju
Ambon, transit di Surabaya dan Makassar.
•
Kegiatan di Ambon di hadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, beberapa
perwakilan dari peserta KPN mengikuti prosesi
sambutan dan pidato presiden RI ini.
•
Berbeda dengan para peserta Sail Banda yang melanjutkan
perjalanan pulang menuju Jakarta, peserta KPN memiliki trademark tersendiri
yakni homestay bersama penduduk di Pulau Wangiwangi, Wakatobi. Audiensi
langsung dengan Bupati Wakatobi dan peserta diberi kesempatan berkunjung ke
pulau Hoga dan menikmati alam bawah laut dengan kegiatan Snorkeling maupun
Diving.
•
Dari Wakatobi peserta bertolak menuju Kendari lalu kembali
ke Provinsi masing masing.
7)
Wacana menjadi Nyata! (MUNAS 1
Korps Alumni Kapal Pemuda Nusantara (KAKPN))
•
Pada tahun 2011 Alumni Kapal Pemuda Nusantara mencatat
sejarah yakni menyelenggarakan Munas Korps Alumni Kapal Pemuda Nusantara yang
diselenggarakan di Grha Wisata Ragunan (Youth Hostel).
•
Keempat calon ketua yakni Devy Intan (alumni KPN 2006), Zainil Bahri (alumni KPN
2007), Andy
Setyawan (alumni KPN 08), dan Boimin (alumni KPN 09)
memaparkan visi dan misi organisasi KAKPN.
•
Minggu, 6 Februari 2011 dengan perhitungan suara yang
ketat akhirnya Boimin unggul dan menjadi Ketua Korps Alumni Kapal Pemuda
Nusantara periode 2011 – 2013.
8)
KPN 2011
·
Pada KPN 2011 terjadi beberapa ‘perubahan’ salah
satunya adalah sejak tahun 2005-2010 KPN berada dibawah Asisten Deputi
Pengembangan IPTEK dan IMTAQ, Bapak Imam Gunawan, dan tahun 2011 di bawah
Asisten Deputi Bidang Peningkatan Wawasan Pemuda, Bapak Panca Putra Hamzah.
·
Rute pelayaran
yang dilewati yaitu Jakarta-Natuna-Batam-Dumai-Bangka-Belitong-Jakarta
Berhubung tahun 2017 ini Sail Sabang, maka saya titipkan rindu saya pada foto ini.
#tanyaKPN pakai hastag tersebut di twitter dan mention @dppkakpn untuk mengajukan pertanyan-pertanyaan kamu seputar progam KPN.




Komentar
Posting Komentar