Romantisme
Akh apa hubungannya bulan September dengan romantis?? biasanya ini jadi topik yang wajar buat bulan februari, tapi karena seorang istimewa mbahas romantisme gak ada salahnya saya nulis hal itu sekarang. Bagaimanapun juga di bulan ini aku dan dia bisa kembali jujur dan terbuka setelah sekian ribu hari berlalu huhuhu
Ada berbagai simbol yang merepresntasikan makna romantis. Bunga, coklat, dinner pake lilin, pita, apel, kotak musik, masakan, minuman dan benda-benda lain yang bagi kebanyakan orang adalah simbol cinta yang romantis. Tergantung pemaknaan masing-masing individu bukan??
Namun kali ini saya akan mengajak anda untuk mendorong makna romantis ini lebih jauh, lebih dari sekedar simbol yang berbicara. Pernah kah terlintas hal lain yang merepresentasikan romantis dengan lebih dalam? Sesuatu yang imajiner namun nyata, tak tersentuh namun berpengaruh, tak bernyawa namun ada, pula tak terhitung namun tehubung. Yang hanya akan diberikan atas dasar cinta yang tidak biasa.
Simbol ini adalah sang waktu yang tak tersentuh karena imajiner dan tak terhitung. Saat anda mencintai pasangan anda dan telah melewati masa ulang tahun pernikahan yang ke 50 tahun, apakah simbol-simbol seperti bunga, coklat dll masih bisa lebih romantis dari sang waktu yang setia. Pun demikain dengan apa yang telah saya alami sejak (September Ceria Part II) hingga kini telah lulus sarjana, semoga dia mengerti
Komentar
Posting Komentar