Second Chance
There is always a second chance, itu yang selalu ku dengungkan di benak akhir-akhir ini. Dari awal sudah bertekad bahwa impossible is onothing jadi bagaimana caranya harus menguatkan tekad, logikanya sederhana kok, kalo diri sendiri saja tidak percaya (yakin) dengan tujuan yang ingin diraih maka bagaimana orang lain akan percaya?
Terdengar abstrak memang, ambigu serta non identitas. Tapi percayalah sudah banyak bukti bahwa kekuatan pikiran dan alam bawah sadar benar-benar bekerja. Kata-kata yang terus di ulang dan dengan sungguh-sungguh dimaknai secara mendalam akan menjadi suatu kekuatan yang beyond control. Bukankah perkataan itu separuh nya adalah doa? Karena saya percaya dengan kekuatan doa maka saya percaya pula dengan kata-kata positive yang terlontar dari mulut juga merupakan sebuah doa.
Dari pengalaman pribadi sudah banyak peristiwa yang menurut saya membuktikan itu semua, tentu itu tidak datang dengan sendirinya. Ada usaha yang dilakukan dibalik kata-kata tadi. Ambil contoh ketika masih di sekolah menengah pertama saya katakan pada pemandu wisata yang waktu itu memandu karya wisata sekolah ke Jakarta. Kemudian di benakpun terngiang -ngiang tentang dunia pariwisata yang indah. Tanpa disadari kata-kata pariwisata selalu di ucapkan, akhirnya saya sempat menjalani kehidupan sebagai pemandu wisata. Akh bisa berwisata gratis pikirku....
Tiba keinginan untuk melangkah lebih jauh, jalan-jalan keliling Indonesia gratis. Setelah hanya di pulau Jawa dan Bali saja sebagai tour leader muncul keinginan untuk melihat pantai-pantai terindah di Nusantara. Kini tiba giliran saya berlayar bersama para pemuda dari seluruh propinsi se Indonesia yang tergabung dalam Kapal Pamuda Nusantara 2011. Hanya berawal dari mimpi dan itu berubah menjadi kenyataan didukung oleh banyak hal, salah satunya adalah tekad yang kuat.
Dan saya masih dan akan selalu percaya ada second chance jika kita percaya dan mau. Just look what happen next.
Komentar
Posting Komentar