Kena Tilang Polisi
![]() |
| surat tilang warna merah |
Ini penampakan surat tilang warna merah yang saya dapat beberapa waktu yang lalu. Kenapa sampai dapat kertas ini? Begini riwayat singkatnya, saat itu saya sekeluarga sedang dalam perjalanan dari Semarang menuju Sidoarjo. Bukan untuk wisata low tapi sedang berduka karena pak dhe (kakak tertua ibu saya) meninggal dunia pada 26 Januari 2015 pukul 23.00 wib. Maka berangkatlah kami sekeluarga mlam itu juga. Sampai di wilayah hukum Tuban, mobil saya diberhentikan oleh petugas di tepi jalan pantura Tuban.
Selamat pagi sapa bapak petugas ramah sambil meminta surat-surat kelengkapan berkendara. SIM A dan STNK mobil pun saya serahkan tanpa ada bertanya kenapa mobil saya dihentikan.
![]() |
| surat tilang tampak belang |
Kemudian bapak petugas itu menyuruh saya turun dari mobil, saat itu pukul 7 pagi, mata saya sudah berat akibat menyetir selama 4 jam dari Semarang. Saya berpikir pasti akan ada masalah ini, padahal sedari tadi tidak ada rambu jalan atau marka jalan yang saya langgar. Oh ya penumpang saya ada 7 orang naik Suzuk* Ertig* ada eyang kakung yang berusia 90 tahun an, bapak dan ibu, adik perempuan saya serta om dan tante saya. Jadi saya pun berkendara dengan pelan dan sopan. Ternyata firasat saya benar, saya dan petugas tadi berdebat tentang kesalahan apa yang telah saya lakukan, hingga bapak dan om saya harus turun melerai.
Akhirnya petugas mau memberikan surat tilang ini setelah saya menghampirinya dengan membawa polpen siap untuk tanda tangan, awalnya petugas yang tampak kesal tadi malas mengeluarkan surat tilangnya. "Saya bersedia menghadiri sidang kok pak, biar pun harus datang lagi kesini". Ternyata tulisan tangan petugas tadi cukup rapi, dan akhirnya saya pun tanda tangan disurat tilang warna merah tersebut. Apabila kita mengakui kesalahan maka kita bisa meminta surat tilang warna biru. penjelasan nya ada disini.


Komentar
Posting Komentar