Sudah 70 Tahun

70 tahun yang lalu adalah tahun 1945 tahun yang akan selalu dikenang bangsa ini, diabadikan, dikramatkan, disakralkan atau di ingat saja dalam pelajaran-pelajaran sejarah? Untuk sebuah usia 70 tahun tentu tidak bisa dibilang muda, apa lagi bagi sebuah negara.

Setiap ulang tahun kemerdekaan pasti akan diperingati, diadakan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Di tingkat pusat, didaerah, di laut, didarat, digunung, dikota, didesa, dikantor-kantor baik swasta maupun pemerintah, disekolah dari tingkat dasar hingga paling atas semuanya mengadakan upacara. Upacara bendera sebagai simbol pengibaran bendera sebagai tanda bahwa kita sudah merdeka.

Merdeka means freedom. Freedom from what? When I am talking about freedom it will take hours to write. Bye the way you should listen to Paul McCartney's Freedom. That song becomes my favorite since I met Mr. Basith in 2013 on board of KRI Makasar 590. He told me the truth of the word
'freedom'.

Kembali ke lap....top! Kalau saya bertanya merdeka dari apa? Pasti banyak yang sudah menduga arah tulisan selanjutnya mau kemana. Ujung-ujungnya mengkritik negara dengan semua penjajahan bentuk baru yang dilakukan oleh Multi National Company. Kata Pak Basith kompeni bentuk baru. Makanya nenek dan kakek kita yang ikut perang sering berteriak, "Lariiiiii ada kompeniiii...!" Nah kompeni yang sekarang tidak lagi pakai senjata, ini penjajahan dalam bentuk baru. Sayangnya tidak semua mata melihat.

Tahun lalu boleh jadi menjadi peringatan HUT RI paling berkesan bagi saya. Untuk pertama kalinya saya ikut upacara di laut. Diatas Laut Banda dengan deru ombak dan anginnya yang luar biasa. Biasanya saya selalu ikut upacara dihalaman balaikota Semarang atau di Lapangan Pancasila yang lebih dikenal dengan nama Lapangan Simpang lima di Semarang. Kok rajin amat ikut upacara segala? 

upacara HUT RI di Laut Banda

Belajar jadi peserta upacara dulu yang baik, kemudian jadi petugas upacara yang baik dan ujungnya adalah jadi Inspektur Upacara yang baik suatu saat kelak. Itu lah motivasi saya ikut upacara bendera peringatan HUT RI tiap tahun, selain karena saya adalah anggota Purna Paskibraka Indonesia Kota Semarang.

Sudah 70 tahun, pertanyaan sesungguhnya adalah apa yang telah kamu berikan pada negara? Ukuran kecil dan besar menjadi relatif, yang penting ikhlas. You can serve your country in any way and form. Kalau kalimat barusan belum ada yang pakai, atau belum ada yang tulis sebelumnya berarti itu bisa jadi my quote. Isn't?

Logo resmi tahun ini dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Mungkin pemerintah yang sekarang sudah membaca bukunya Mas Waditya 'Kreatif Sampai Mati'.
Syukurlah....

Untuk seluruh calon paskibaraka dimanapun berada, selamat berlatih semoga sukses. (Saat tulisan ini ditulis pasti belum dikukuhkan sebagai paskibraka). Salam hangat dari Kota Semarang.

  “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” ~ Soekarno ~...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi 100 Hari

Highlight Weding at Resinda Hotel Karawag

Cari KPN ya?